Welcome My Blog ''ZAEN ART''

''Membuat keslahan yang di sebabkan oleh human error sama saja menambah-nambah pekerjaan, sedangkan menunda-nunda pekerjaan sama saja menambah penderitaan......''

Kapan Kita Bisa Bersama Lagi..???

Kebersamaan yang dulu pernah ada, kini tak akan pernah dapat dialami lagi. Tapi yakinlah kehadiran kalian masih akan tetap selalu dirindukan dan Ceritamu tak akan pernah aku dengar lagi. Tapi yakinlah kisah tentang kita masih akan selalu kuingat....

Indahnya Kebersamaan

"Kebahagiaan tertinggi dalam kehidupan adalah kepastian bahwa Anda dicintai apa adanya, atau lebih tepatnya dicintai walaupun Anda seperti diri Anda adanya (-Victor Hugo-)"

Time Is Money

"Waktu adalah pedang, jika kamu bisa menggunakan dengan baik, maka pasti akan membawa keberuntungan, tapi jika kau menggunakan dengan buruk, pasti dia akan membunuhmu.."

Perubahan

"Sesungguhnya Allah SWT tidak akan merubah nasib suatu qaum, melainkan qaum itu sendiri yang memulainya untuk berubah,.."

SMS Gratis

buku tamu melayang

buku tamu

Time and Date

Rabu, 14 November 2012

Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun


DO'A AKHIR TAHUN DAN AWAL TAHUN,

Sebentar lagi insya Allah akan kita tinggalkan tahun 1433 H. dan akan kita masuki tahun baru 1434 H. Untuk itu, ada ajaran do'a khusus di akhir tahun dan awal tahun. Do'a akhir tahun sebaiknya di amalkan setelah sholat ashar, hari terakhir bulan Dzul Hijjah, sedangkan Do'a awal tahun di amalkan setelah Sholat Maghrib. 

DO'A AKHIR TAHUN


Bismillaahir-rahmaanir-rahiim
Wa sallallaahu ‘ala sayyidinaa wa maulaanaa Muhammadiw wa ‘alaa aalihi wa sahbihii wa sallam.Allaahumma maa ‘amiltu fi haazihis-sanati mimmaa nahaitani ‘anhu fa lam atub minhu wa lam tardahuu wa lam tansahuu wa halimta ‘alayya ba’da qudratika ‘alaa uquubati wa da’autani ilattaubati minhu ba’da jur’ati alaa ma’siyatika fa inni astagfiruka fagfirlii wa maa ‘amiltu fiihaa mimma tardaahu wa wa’attani ‘alaihis-sawaaba fas’alukallahumma yaa kariimu yaa zal-jalaali wal ikraam,an tataqabbalahuu
minni wa laa taqta’ rajaa’i minkaa yaa kariim, wa sallallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadiw wa ‘alaa ‘aalihii wa sahbihii wa sallam

Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami nabi Muhammad SAW,beserta para keluarga dan sahabatnya.Ya Allah,segala yang telah ku kerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-Mu,sedang kami belum bertaubat,padahal Engkau tidak melupakannya dan Engkau bersabar (dengan kasih sayang-Mu), yang sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa untuk saya,dan Engkau telah mengajak saya untuk bertaubat sesudah melakukan maksiat.Karena itu ya Allah, saya mohon ampunan-Mu dan berilah ampunan kepada saya dengan kemurahan-Mu.
Segala apa yang telah saya kerjakan, selama tahun ini, berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, saya mohon kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan,semoga berkenan menerima amal kami dan semoga Engkau tidak memutuskan harapan kami kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah.
Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas penghulu kami Muhammad,keluarga dan sahabatnya.
Amin yaa rabbal ‘alamin.

DO'A AWAL TAHUN



Bismillaahir-rahmaanir-rahiim
Wa sallallaahu ‘alaa sayyidinaa wa maulaanaa Muhammadiw wa ‘alaa ‘aalihi wa sahbihii wa sallam. Allaahumma antal-abadiyyul-qadiimul-awwal, wa ‘alaa fadlikal-’azimi wa juudila-mu’awwali,wa hazaa ‘aamun jadidun qad aqbala nas’alukal ‘ismata fiihi minasy-syaitaani wa auliyaa’ihi wa junuudihi wal’auna ‘alaa haazihin-nafsil-ammaarati bis-suu’i wal-isytigaala bimaa yuqarribuni ilaika zulfa yaa zal-jalaali wal-ikraamin yaa arhamar-raahimiin, wa sallallaahu ‘alaa sayyidinaa wa maulaanaa Muhammadiw wa ‘alaa ‘aalihi wa ashaabihii wa sallam
Amin yaa rabbal ‘alamin

Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan sahabatnya.
Ya Allah Engkaulah Yang Abadi, Dahulu, lagi Awal. Dan hanya kepada anugerah-Mu yang Agung dan Kedermawanan-Mu tempat bergantung.Dan ini tahun baru benar-benar telah datang. Kami memohon kepada-Mu perlindungan dalam tahun ini dari (godaan) setan, kekasih-kekasihnya dan bala tentaranya. Dan kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang mengajak pada kejahatan,agar kami sibuk melakukan amal yang dapat mendekatkan diri kami kepada-Mu wahai Dzat yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW,beserta para keluarganya dan sahabatnya.
Amin yaa rabbal ‘alamin

Minggu, 05 Agustus 2012

Jadi Mahasiswa Jangan Cengeng


Jauhari Biayai Kuliah Sebagai Satpam

Margaret Puspitarini
Minggu, 05 Agustus 2012 09:04 wib




JIKA kebanyakan mahasiswa menghabiskan Minggu pagi dengan tidur pulas akibat berpesta semalaman, Jauhari Zaini justru harus bersiap-siap untuk berangkat kerja. Pekerjaannya sebagai petugas keamanan (satpam) akan dimulai pada pukul 07.00.

Selama empat tahun (2008-2011), Jauhari selalu menghabiskan Minggu dengan bekerja sebagai satpam di lokasi konstruksi di daerah Marina, Singapura. Selain bekerja sebagai satpam, Jauhari juga memberikan pelajaran bahasa Inggris kepada kelompok swadaya Mendaki. Kedua pekerjaan ini dilakoninya untuk membayar biaya kuliah di Nanyang Technological University (NTU).

Sabtu, 4 Agustus 2012 waktu setempat, mahasiswa berumur 26 tahun ini akan menyandang gelar sarjana sosiologi dari NTU. Bahkan, pada Rabu, 1 Agustus lalu, dia bersama 30 mahasiswa lainnya menerima Medali Emas Lee Kuan Yew. Penghargaan ini diberikan kepada siswa atas performa akademis mereka.

Alumni Sekolah Menengah Bartley ini ternyata merupakan sosok pemuda yang sering melakukan pelanggaran. Dia pernah dicambuk di panggung untuk pelanggaran mulai dari pembolosan, melakukan kekerasan kepada teman-teman sekelasnya untuk membangkang terhadap guru.

Bahkan, Jauhari juga kerap merokok di sekolah, namun akhirnya berhenti setelah tertangkap ketika kelas XII. "Itu adalah perbuatan tidak bijaksana saya ketika muda," kata Jauhari, seperti dikutip dariThe New Paper, Minggu (5/82012).

Ibu Jauhari, Radiah Said Shukor yang merupakan orangtua tunggal serta kakak perempuannya merupakan panutan Jauhari. Kesejangan sosial yang dialami sang ibu ketika bekerja selama 10 tahun sebagai pembersih, membuat Jauhari memiliki minat yang besar terhadap feminisme sehingga dia pun mengambil spesifikasi gender pada studinya.

"Baik pria maupun wanita dapat menjadi feminis. Saya tidak tahu mengapa orang melihat feminisme sebagai sesuatu yang berbahaya seperti Marxisme ketika tujuan feminisme adalah benar-benar untuk mencapai kesetaraan gender," ujarnya menambahkan.

Belajar dari sang ibu, Jauhari belajar hemat dan produktif dengan waktunya. Maka, saat bekerja, dia akan menghabiskan 12 jam kerjanya dengan membaca.

Menurut Jauhari, bekerja sebagai satpam memungkinkannya untuk mengalami secara langsung sikap masyarakat terhadap "anak tangga lebih rendah". "Ini bukan posisi pekerjaan yang baik. Orang akan merendahkanmu. Tapi menjadi seorang mahasiswa sosiologi, saya merasa harus mengambil pekerjaan itu untuk mengetahui bagaimana perasaan orang di posisi ini," tutur pemuda yang aktif dalam sebuah organisasi perempuan Association of Women for Action and Research (Aware) itu.

Salah satu dosennya, Associate Profesor Teo You Yenn, Jauhari sangat dihormati oleh para staf fakultas dan teman-teman sekelasnya di Departemen Sosiologi. "Dia jelas sangat pintar, tapi yang lebih mengesankan, dia juga rendah hati dan murah hati, ingin tahu tentang dunia, tidak takut kemunduran, dan tertarik akan masalah keadilan sosial," kata Yenn.

Tidak hanya dosen, keluarga Jauhari, terutama sang ibu merasa sangat bangga atas prestasi yang diraihnya. "Saya sangat terkejut. Saya tidak berharap hasil yang baik. Tapi saya senang dan bersyukur menerima berkat ini selama bulan puasa dan dengan Hari Raya datang sebentar lagi, ini merupakan bonus tambahan," ujar Radiah.

Ke depan, Jauhari berencana untuk belajar untuk gelar master sosiologi. Sementara belum memutuskan di mana ingin melanjutkan S-2, dia ingin memfokuskan penelitiannya pada ibu tunggal dan anak-anak mereka atau anak dari keluarga kurang mampu.(mrg)

Senin, 11 Juni 2012

Tebarkan kebaiakn sekecil apa pun

kulihat arloji sudah menunjukan pukul 11 WITA, itu artinya aku punya waktu 2 jam untuk menunggu anteran  motor butut ku ynag sedang diservice,karena pukul 13 siang aku harus berada di kampus untuk mengikuti jadwal kuliah, untuk Hal menunggu waktu 2 jam tidaklah sedikit, sesekali aku mleihat arloji untuk memastikan berapa lama sudah aku menunggu , terkaang aku melihat motorku sudah elesai atau belum...

Senin, 14 Mei 2012

Etika Bersosialisasi di Kantor Baru



SOSIALIASI merupakan sebuah proses komunikasi yang harus dijalani di berbagai situasi dan kondisi. Baik di rumah, kampus, maupun kantor.

Ternyata, sosialisasi di lingkungan kerja pun memiliki aturan tersendiri. Salah bersosialiasi bisa-bisa kamu memupuk musuh bukan menambah teman. Berikut cara-cara bersosialisasi di kantor seperti disitat dari Buku Anak Bawang Cari Peluang, Minggu (29/4/2012).

Berbicara dengan jelas
Bangunlah komunikasi dengan arah pembicaraan yang jelas. Pembicaraan tanpa arah hanya akan membuat lawan bicara bingung, bahkan kapok untuk kembali melanjutkan perbincangan denganmu.

Hati-hati berkomentar
Ketika dilibatkan dalam sebuah pembicaraan yang melibatkan isu menarik, tentu akan memancingmu untuk berkomentar. Namun, hendaknya kamu pikirkan matang-matang komentar yang akan kamu lontarkan. Jika isi perbincangan mengenai hal-hal serius, maka pastikan kamu memberikan komentar yang juga berisi.

Kompromi

Tidak hanya di dunia kerja, ketika memasuki lingkungan baru, tentu kamu akan dihadapkan dengan orang-orang dari berbagai latar belakang yang berbeda. Jangan pernah menjadikan satu pengalaman dengan satu orang untuk menggeneralisasikan rekan-rekan kerja lainnya.

Ketidaksepahaman dengan rekan kerja karena perilaku maupun pola pikirnya tidak sesuai denganmu itu adalah hal wajar. Namun, pastikan kamu tetap produktif dalam bekerja. Budayakan kompromi dan toleransi sehingga bisa tercipta suasana kerja yang solid dan menyenangkan.

Pengaruhi orang lain
Mempengaruhi orang lain dapat dilakukan dengan banyak cara positif. Bersikap ramah, menjadi pendengar setia, serta ringan tangan akan membuat orang lain merasa nyaman berada di dekatmu. Jangan lupa, tunjukkan kualitas yang kamu miliki sehingga mereka menganggapmu sebagai orang yang diperhitungkan.

Hadapi masalah
Meski telah berusaha dengan baik, tidak dimungkiri masalah akan tetap datang. Namun, lari dari masalah bukanlah sebuah sikap yang bijak. Hadapi masalah tersebut dengan kepala dan hati yang tenang.

Tidak mudah terpancing
Ketika terjadi konflik di kantor, jangan mudah terpancing emosi. Apalagi melakukan tindakan karena terpengaruh provokasi. Berpikirlah secara jernih, sehingga kamu dapat mengambil sikap dengan obyektif.

Jangan takut perubahan
Orang yang antiperubahan hanyalah orang kaku dan pengecut. Jika tidak mampu menerima perubahan, maka kamu tidak akan pernah bisa maju. Oleh karena itu, jangan takut menerima perubahan selama itu memang baik untuk karier dan kehidupanmu.

Lepaskan ego
Bekerja dalam sebuah perusahaan apapun berarti siap untuk menjadi pemain tim. Untuk menjadi pemain tim yang baik, kamu harus bisa melepaskan ego, sehingga dapat menjalin kerja sama yang solid.(mrg)(rhs)

Minggu, 13 Mei 2012

JANGAN MENYESAL .! MASIH ADA WAKTU UNTUK KITA...


Setiap orang memiliki berbagai peran dalam hidupnya. Sesederhana apapun orang itu. Setiap orang tidak mungkin memiliki hanya satu peran. Peran sebagai anak, ibu, ayah, anggota masyarakat, karyawan, organisasi, terlebih lagi, peran sebagai hamba-Nya.

Siapapun pastinya pula mengharap yang terbaik pada setiap perannya. Sayangnya, kita memiliki banyak keterbatasan, baik terbatas waktu, tenaga, finansial dan sebagainya.
Tidak jarang kita temui, orang-orang yang sukses dalam satu peran, namun gagal di peran yang lain. Misalnya saja, ia seorang Pimpinan Perusahaan yang hebat, namun rumah tangganya berantakan. Atau, dia seorang aktivis yang pintar, namun jarang masuk kuliah, dan nilainya mengkhawatirkan.
Nah, bagaimanakah kita menempatkan peran-peran kita dengan sebaik-baiknya?
Pandailah membuat skala prioritas
Misalnya saja, ketika kita berada di tempat kerja, maka optimalkan peran kita sebagai karyawan. Namun, saat kita berada di rumah, maka berperanlah sebagai anggota keluarga yang baik.
Berilah waktu untuk orang-orang yang Anda cintai
Sebelum kita menyesal, maka berilah perhatian pada orang-orang yang kita cintai. Jangan kalahkan kepentingan mereka dengan target-target kesuksesan yang kita buat. Karena, sesungguhnya energi cinta dari mereka lah yang tetap membuat kita tetap semangat untuk meraih sukses itu sendiri.
Jangan pernah lupa memanjakan diri!
Sesibuk apapun kita, sesekali memanjakan diri sendiri tidak ada salahnya. Memforsir diri terlalu berlebih akan mengantarkan kita pada stress bahkan depresi. Luangkan waktu untuk diri sendiri. Dengarkan musik, berolahraga, pergi ke salon, membaca buku, lakukan apa yang Anda senangi dan positif akan merilekskan diri Anda!
Buatlah perencanaan dengan realistis
Setiap kita pastinya menginginkan sukses dengan segera. Namun, berusahalah untuk tetap realistis. Jika Anda memiliki 10 prioritas pencapaian pada satu hari, maka jika terpenuhi 3 teratas saja itu sudah cukup baik.
Penghargaan pada diri sendiri
Apapun yang sudah Anda pilih dalam hidup Anda, maka itulah yang terbaik. Anda tidak perlu menyesali, meski itu kegagalan. Justru, kita bisa belajar banyak dari kegagalan, dan tahu cara melakukan segalanya dengan lebih baik.
Okay, saatnya kembali mengevaluasi bagaimana Anda telah berperan selama ini. Apakah ada peran tertentu yang Anda telantarkan? Adakah orang-orang yang seharusnya Anda beri perhatian, namun luput karena tersibukkan oleh satu fokus saja?
Apapun itu, masih ada waktu untuk mengubah segalanya agar lebih baik. Tentu saja hanya dengan satu alasan, agar tidak lagi ada penyesalan...

Luangkan Waktumu untuk Hal Kecil


Seorang professor berdiri di depan kelas filsafat dan mempunyai beberapa barang di depan mejanya Saat kelas dimulai, tanpa mengucapkan sepatah kata, dia mengambil sebuah toples mayones kosong yang besar dan mulai mengisi dengan bola-bola golf.
Kemudian dia berkata pada para muridnya, apakah toples itu sudah penuh? Mahasiswa menyetujuinya, Kemudian professor mengambil sekotak batu koral dan menuangkannya ke dalam toples. Dia mengguncang dengan ringan, batu-batu koral masuk, mengisi tempat yang kosong di antara bola-bola golf Kemudian dia bertanya pada para muridnya, Apakah toples itu sudah penuh? Mereka setuju bahwa toples itu sudah penuh.
Selanjutnya profesor mengambil sekotak pasir dan menebarkan ke dalam toples Tentu saja pasir itu menutup segala sesuatunya. Profesor sekali lagi bertanya apakah toples sudah penuh? Para murid dengan suara bulat berkata, "Yaa!"  Profesor kemudian menyeduh dua cangkir kopi dari bawah meja dan menuangkan isinya ke dalam toples,  dan secara efektif mengisi ruangan kosong di antara pasir.  Para murid tertawa...
"Sekarang," kata profesor ketika suara tawa mereda, "Saya ingin  kalian memahami bahwa toples ini mewakili kehidupanmu. Bola-bola golf adalah hal-hal yang penting - Tuhan, keluarga, anak-anak, kesehatan, teman dan para sahabat. Jika segala sesuatu hilang dan hanya tinggal mereka, maka hidupmu masih tetap penuh. Batu-batu koral adalah segala hal lain, seperti  pekerjaanmu, rumah dan mobil. Pasir adalah hal-hal yang lainnya - hal-hal yg sepele, Jika kalian pertama kali memasukkan pasir ke dalam toples, lanjut profesor,  Maka tidak akan tersisa ruangan untuk batu koral ataupun untuk bola-bola golf. Hal yang sama akan terjadi dalam hidupmu."  "Jika kalian menghabiskan energy untuk hal-hal sepele, kalian tidak akan mempunyai ruang untuk hal-hal yang penting buat kalian"
"Jadi..."
"Berilah perhatian untuk hal-hal yang kritis untuk kebahagiaanmu. Bermainlah dengan anak-anakmu. Luangkan waktu untuk check up kesehatan.  Ajak pasanganmu untuk keluar makan malam. Akan selalu ada waktu untuk membersihkan rumah, dan memperbaiki mobil atau perabotan. Berikan perhatian terlebih dahulu kepada bola-bola golf - Hal-hal yang benar-benar penting. Atur prioritasmu. Baru yang terakhir, urus pasir-nya."
Salah satu murid mengangkat tangan  dan bertanya, "Kalau Kopi yg dituangkan tadi mewakili apa?"
Profesor tersenyum, "Saya senang kamu bertanya. Itu untuk menunjukkan kepada kalian, sekalipun hidupmu tampak sudah begitu penuh, tetap selalu tersedia tempat untuk  secangkir kopi bersama sahabat" :-)